HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR SISWA
DENGAN MANAJEMEN KELAS
Oleh : Slamet
Riyadi
Minat
merupakan usaha sadar yang dilakukan seseorang untuk mencapai suatu tujuan yang
diharapkan. Suatu usaha atau kegiatan yang dilandaskan kepada minat maka
seseorang tersebut akan melakukannya dengan sungguh-sungguh. Dengan kata lain
minat sama dengan niat. Sehingga minat merupakan hal yang sangat mempengaruhi
usaha dan keberhasilan seseorang dalam melaksanakan tugasnya.
Dalam
dunia pendidikan, minat merupakan hal yang sangat penting bagi siswa dalam
mencapai tujuan pembelajaran. Melalui minat, siswa akan sungguh-sungguh dalam
proses pembelajaran. Ia akan melakukan usaha seoptimal mungkin untuk mencapai
yang ia inginkan atau suatu kepuasan bagi dirinya. Sehingga salah satu tugas
guru dalam melakukan manajemen kelas adalah menumbuhkan minat siswa dalam
pembelajaran. Bagaimana cara menumbuhkan minat siswa?
Sebelum
menjawab pertanyaan tersebut, kita harus mengetahui tugas yang harus dilakukan
guru dalam manajemen kelas. Apakah itu manajemen kelas? Menurut Syaiful Bahri
Djamarah dalam sebuah bukunya yang berjudul “Guru dan Anak Didik dalam
Interaksi Edukatif” bahwa, manajemen kelas adalah suatu upaya memperdayagunakan
potensi kelas yang ada seoptimal mungkin untuk mendukung proses interaksi
edukatif mencapai tujuan pembelajaran. Sedangkan menurut Menurut Suharsimi
Arikunto, manajemen kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung
jawab kegiatan belajar mengajar atau membantu dengan maksud agar dicapai
kondisi optimal sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar seperti yang
diharapkan. Sehingga manajemen kelas merupakan suatu usaha dalam mendayagunakan
potensi kelas seoptimal mungkin sehingga kegiatan pembelajaran dapat berjalan
dengan lancar dan terjadinya interaksi edukatif
untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam
manajemen kelas, guru bertugas mengatur kondisi fisik dan mengatur peserta
didik. Pengaturan kondisi fisik meliputi :
a. Pengaturan tempat proses belajar
Pengaturan
tempat proses belajar diharapkan siswa
dapat bergerak leluasa. Pengaturan ruangan ini meliputi letak meja, kursi,
lemari dan benda-benda dalam tempat proses pembelajaran.
b. Pengeturan tempat duduk
Pengaturan
tempat duduk meliputi bentuk tempat duduk yang diharapkan siswa nyaman dalam
proses pembelajaran. Diantaranya tinggi rendah tempat duduk dan kebersihan
tempat duduk dari coretan.
c. Pengaturan alat-alat
pengajaran (media pembelajaran)
Pengaturan
alat-alat pengajaran meliputi perpustakaan kelas, alat peraga, papan tulis,
kapur, lemari dan lain-lain. hal ini termasuk juga dalam pengaturan ruang
proses belajar dalam kelas.
d. Penataan keindahan dan kebersihan tempat proses
pembelajaran.
Penataan keindahan
dan kebersihan tempat proses pembelajaran merupakan hal yang mempengaruhi
kenyamanan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan penataan dan kebersihan
diharapkan dapat menumbuhkan minat belajar siswa.
e. Ventilasi dan tata cahaya.
Ventilasi dan tata cahaya dalam ruangan merupakan
salah satu hal yang menunjang kenyamanan siswa dalam proses pembelajaran.
Sedangkan dalam pengaturan peserta didik meliputi :
a. Postur siswa yang tinggi sebaiknya duduk dibelakang
atau disamping.
b. Siswa yang memiliki gangguan penglihatan dan
pendengaran sebaiknya duduk di baris depan.
c. Siswa yang melakukan keributan dan mengganggu
temannya, sebaiknya dipisahkan tempat duduknya.
d. Siswa yang cerdas dikelompokkan dengan siswa yang kurang cerdas, siswa yang pandai
bicara dikelompokkan dengan siswa yang pendiam.
Dari
beberapa hal tersebut, ada beberapa hal yang dapat menumbuhkan minat belajar
siswa. Seperti pengaturan ruangan tempat belajar, pengaturan letak benda dalam
ruangan, pengaturan ventilasi dan pencahayaan yang cukup, serta pengeturan
tempat duduk siswa sehingga siswa akan merasa nyaman dalam proses pembelajaran.
Hal tersebut merupakan langkah awal dalam menumbuhkan minat belajar siswa.
Selain beberapa hal tersebut ada hal yang sangat berpengaruh dalam menumbuhkan
minat belajar siswa, yaitu rasa menyukai mata pelajaran atau pembelajaran yang
berlangsung. Hal apa saja yang harus diperhatikan dalam hal ini?
Beberapa
hal yang harus diperhatikan dalam menumbuhkan rasa menyukai mata pelajaran
tersebut meliputi :
a. Guru
Guru yang
perhatian dan selalu memberikan semangat kepada siswa merupakan hal yang
penting dalam menumbuhkan minat belajar siswa. Dalam atau di luar proses
pembelajaran pun, guru harus melakukan pendekatan kepada siswa agar siswa
merasa nyaman dan tidak terkekang. Sehingga tidak ada jarak antara siswa dengan
guru.
b. Metode dan media pembelajaran
Metode
pembelajaran yang diterapkan sesuai dengan pembelajaran yang dilakukan akan
menumbuhkan minat siswa dalam proses pembelajaran, suasana pembelajaran yang
menyenangkan pun merupakan salah satu hal yang dapat membuat siswa menyukai mat
pelajaran tersebut. Sehingga siswa akan menanti mata pelajaran atau guru
tersebut mengajar. Selain metode pembelajaran yang diterapkan, media
pembelajaran pun harus tersedia dan sesuai dengan pembelajaran, sehingga siswa
akan dituntut aktif dalam proses pembelajaran. Melalui metode dan media
pembelajaran yang sesuai akan menumbuhkan minat siswa dalam proses
pembelajaran.
c. Kenyamanan dalam proses pembelajaran
Kenyamanan dalam
proses pembelajaran dapat terbentuk melalui pengaturan tata ruang belajar,
posisi benda dalam ruang belajar ( seperti meja, kursi, lemari dan sebagainya),
kebersihan dan pencahayaan yang memadai dan pengaturan tempat duduk.
Beberapa
poin tersebut merupakan hal-hal yang harus diciptakan oleh guru. dengan
menumbuhkan minat siswa, maka dalam memanajemn kelas pun akan terbantu. Karena
adanya suatu ikatan emosional yang erat, sehingga siswa akan patuh kepada
gurunya. Akan tetapi guru pun harus membuat suatu aturan dan prosedur yang
harus dilakukan siswa, sehingga siswa akan melakukan secara rutin dan
konsisten.
Referensi :
Muliani. 2011. Bab I Konsep Dasar Manajemen Kelas. http://perencenaan.blogspot.com/. 06
Oktober 2013
Huda, Khaerul. 2012. Manajemen Kelas. http://khaerulhuda.wordpress.com/2012/02/18/manajemen-kelas/.
06 Oktober 2013.